Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2022

Kegiatan GAPAY PERIODE 37

Gambar
Kegiatan santunan GAPAY periode 37 Gerakan Ansor Peduli Anak Yatim (GAPAY) desa Brambang menyelenggarakan acara penyerahan santunan kepada anak yatim desa Brambang di markas besar Ansor-Banser desa Brambang Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak Minggu(27/3/2022). Kegiatan penyerahan Dana santunan yang dilaksanakan setiap hari Minggu terakhir tiap bulannya ini telah memasuki periode ke-37. Dalam acara kali ini dipimpin langsung oleh sahabat Ali Ghufron,Spdi. Acara yang dimulai pukul 09.00 wib pagi ini dimulai dengan pembacaan syahadat dan istighfar kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sholawat Nariyah secara bersama-sama dan ditutup dengan do'a untuk keselamatan bagi seluruh peserta dan juga untuk seluruh donatur yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan penyerahan santunan GAPAY periode ke-37 ini. Sekitar 30 peserta yang hadir pagi ini sangat antusias dalam mengikuti acara demi acara yang dilaksanakan oleh pimpinan ranting Gerakan Pemuda Ansor (GP ANSOR) Ranting Brambang Kecamatan Ka...

Ketika Al-Qur'an Mulai Diangkat oleh Allah

Gambar
 Ketika Al-Qur'an Mulai Diangkat oleh Allah Syaikhina Maimoen Zubair dalam pengajian kitab Syajarotul Maarif Ramadhan 1437 H dan pada halaqah yang lain sering kali dawuh (berkata) : "Biyen kapan ono wong apal Qur'an mesti dadi wong ngalim" (Zaman dahulu jika ada orang hafal Al-Qur'an, pasti menjadi orang alim). Beliau memberikan sebuah fakta bahwa dulu setiap Ulama' sebelum menekuni sebuah bidang khusus seperti Ahli Fiqh, Ahli Ushul Fiqh, Ahli Hadith, Ahli Tafsir dan sebagainya pastilah didahului dengan pondasi hafalan Qur'an. Bahkan banyak di antara mereka yang hafal Al-Qur'an dari kecil seperti Al-Syafi'i, Al-Nawawi, Al-Ghozali, Al-Bukhori serta Ulama' lainnya. Dalam pengajian kitab karya Syaikh Izzudin Ibn Abdis Salam itu, Syaikhina Maimoen Zubair mencoba memberi perbedaan antara generasi dulu dengan generasi sekarang terkait hafalan Qur'an. Beliau dawuh (berkata) yang kira-kira jika dibahasa-Indonesia-kan adalah sebagai berikut : "...

TUJUH PESAN KIAI MAHRUS ALI LIRBOYO

Gambar
  TUJUH PESAN KIAI MAHRUS ALI LIRBOYO KH Mahrus Ali Lirboyo, almaghfurlah, dikenal sebagai pejuang Islam di Jawa Timur. Pengasuh Pesantren Lirboyo Kediri, dikenal sebagai pejuang kemerdekaan di masa Revolusi Indonesia (). Kepada umat Islam, Kiai Mahrus Ali berwasiat penting sebagai berikut: 1. Orang berumah tangga kalau ingin sukses itu kuncinya menghormati istri. 2. Orang kalau Ingin hidup mulia hormati orang tua, khususnya ibu. 3. Ingat kalau kamu jadi pemimpin, tolong hindari 2 masalah yaitu : - Pertama, jangan sampai kamu mata duitan. - Kedua, jangan sampai kamu tergoda perempuan. Kalau bisa bertahan dari dua hal ini Insyaa-Allah kamu bakal selamat. 4. Nabi Sulaiman itu sukses dalam 90 tahun dan Nabi Nuh sukses dalam waktu 900 tahun. Tetapi di dalam Al-Qur'an yang disebut ulul 'azmi adalah Nabi Nuh. Ini menunjukan perjuangan dilihat dari kesulitan, bukan dari jumlah murid. 5. Orang yang mempunyai ilmu sambil di riyadlohi dengan yang tidak di riyadlohi itu hasilnya beda. Riy...

MBAH MANGLI SELALU MENOLAK AMPLOP

Gambar
 MBAH MANGLI SELALU MENOLAK AMPLOP Meski terkenal di mana-mana, beliau selalu hidup sederhana. Beliau sering diundang ke sana ke mari untuk mengisi pengajian. Pada saat mengisi pengajian, di mana pun ia dan dalam kondisi apa pun, Mbah Mungli tidak pernah memakai alat pengeras suara, meskipun jamaahnya sangat banyak, hingga berbaris dengan jarak jauh. Namun, masyarakat tetap sangat menyukai isi pidatonya dan mendengar suara beliau. Kadang panitia sengaja menyelipkan amplop uang kepada Mbah Mangli, namun beliau dengan halus menolaknya, dan biasanya beliau mengatakan: “Jika separoh dari jamaah yang hadir tadi mau dan berkenan menjalankan apa yang saya sampaikan tadi, itu jauh lebih bernilai dari apapun, jadi mohon jangan dinilai dakwah saya ini dengan uang, kalau tuan mau antar saya pulang saya terima, kalau kesulitan ya gak papa saya bisa pulang sendiri” ***   Ini adalah pemandangan dimana waktu itu abuya saayyid Muhammad bin Alwy Bin Abbas Almaliky Alhasani meminta Agar Se...

RIWAYAT KYAI SANTRI

 #RIWAYAT KYAI SANTRI. Ing deso Tlogorejo Kecamatan Tegowanu kabupaten Grobogan, ono pesareyan sing karan pesareyan Kyai Santri. Ono sing nyritakke yen kuwi pesareyane Joko Suro, lan ono ugo sing ngandakke yen kuwi pesareyane Ki Cogeh. Mulo penulis nyoba nulis riwayat makam kuwi, kanti jeneng Kyai Santri dijupuk soko riwayate Sunan Kalijogo lan poro santrine, naliko golek kayu arep kanggo sirap ono ing alas Sugihmanik. Dene crito riwayate Kyai Santri kuwi koyo mengkene. BALI MENYANG DEMAK. Bareng anggone gawe kenteng sirap wis cukup, Sunan Kalijogo dawuh supoyo poro santri podo enggal tumandang mbongkoki. Kanjeng Sunan banjure dawuh supoyo enggal bali menyang Demak, amargo kuwatir yen ditunggu dening poro wali liyane.    Amargo soko kesusune, bende sing digunakke kanggo tengoro kuwi keri ono pedukuhan Sugihmanik. Kanjeng Sunan ngendiko yen ora perlu dijupuk, mergo mbesuk bakal digunakke dening wargo kono. Yo bende kuwi sing saben Apitan ing deso Sugihmanik, digunakke kan...

Gerakan Ansor Peduli Anak Yatim (GAPAY) desa Brambang

Gambar
 Penyerahan santunan GAPAY periode 36 GERAKAN ANSOR PEDULI ANAK YATIM (GAPAY) merupakan salah satu kegiatan Gerakan Pemuda Ansor (GP ANSOR) Ranting Brambang Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak. Sudah menjadi tradisi masyarakat bahwa menyantuni anak yatim hanya ketika bulan Muharram atau bulan Syuro. Padahal anak - anak yatim itu setiap hari sangat membutuhkan makan dan kebutuhan lain. Berangkat dari kenyataan tersebut, Gerakan Pemuda Ansor (GP ANSOR) Ranting Brambang mempelopori gerakan atau kegiatan baru yaitu menyantuni anak yatim secara rutin baik tiap minggu atau pun tiap bulan.  Kegiatan santunan ini yang diberi nama GERAKAN ANSOR PEDULI ANAK YATIM (GAPAY) desa Brambang. Kegiatan ini merupakan sedikit wujud kepedulian kita kepada sesama yang membutuhkan khususnya kepada anak- anak yatim di sekitar kita khususnya di desa Brambang.  Kegiatan GAPAY ini diprakarsai oleh anggota Ansor - Banser Gerakan Pemuda Ansor (GP ANSOR) Ranting Brambang. Setiap anggota merupakan pan...

Pengamanan acara pernikahan anggota Banser desa Brambang

Gambar
 Satuan koordinasi Kelompok (Satkorpok) Banser Ranting Brambang Gerakan Pemuda Ansor (GP ANSOR) Ranting Brambang Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak menyelenggarakan pengamanan dalam acara pernikahan sahabat Maisur di desa Brambang Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak Minggu (13/3/2022). Sahabat Maisur merupakan salah satu anggota Banser Satuan koordinasi kelompok (satkorpok) GP ANSOR Ranting Brambang. Dalam kesempatan ini turut dihadiri pula sahabat Ahmad Faizin,Spd. Beliau merupakan ketua Satuan koordinasi Rayon (Kasatkoryon) Banser PAC GP ANSOR Kecamatan Karangawen kabupaten Demak.

Mujahadah Sholawat Munjiyat 1000

Gambar
Kegiatan Rutin Mujahadah Sholawat Munjiyat 1000 dan Pembacaan Manakib Syeh Abdul Qodir Jaelani R.A kitab Nurul Burhan di rumah Sahabat Ali Ghufron,S.pdi. dihadiri sahabat sahabat Gerakan Pemuda Ansor (GP ANSOR) Ranting Brambang Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak. Kegiatan setiap malam Kamis Kliwon ini, dimulai dengan pembacaan manakib Nurul Burhan oleh sahabat Ngasroni, yang sebelumnya dibacakan tahlil olehnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sholawat munjiyat 1000 kali secara bersama-sama. Kemudian acara ditutup dengan pembacaan do'a oleh sahabat Ali Ghufron. Dan dilanjutkan silaturahmi dan makan bersama. Dalam acara ini juga turut dihadiri pula anak anak yatim Gerakan Ansor Peduli Anak Yatim (GAPAY) desa Brambang. Anak - anak tersebut merupakan anak yatim yang sudah baligh, usia SMP dan SMA. Hal tersebut merupakan sarana "ngrumat" dan mengawal anak yatim sebelum terjun ke masyarakat nantinya. #khidmatNU #mujahadahsholawatmunjiyat1000 #NgajiNgaderMakaryo #g...

Rijalul Ansor Ranting Brambang

 Rijalul Ansor, Semi Otonom GP Ansor yang Hidupkan Tradisi NU NU Online, Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor merupakan lembaga semi otonom di setiap tingkatan yang diangkat, disahkan dan diberhentikan oleh pimpinan Gerakan Pemuda Ansor di masing-masing tingkat kepengurusan.  “Tugas lembaga ini antara lain untuk menghidupkan kembali tradisi-tradisi ke-NU-an, misalnya shalawatan, tahlilan, istighotsah, peringatan hari besar Islam,”  Dalam peraturan organisasi GP Ansor, Rijalul Ansor dibentuk oleh Gerakan Pemuda Ansor sebagai implementasi visi revitalisasi nilai dan tradisi dan misi internalisasi nilai Aswaja dan sifat-sifat Rasul dalam Gerakan Pemuda Ansor. Majelis ini dibentuk mulai dari Pimpinan Pusat, Pimpinan Wilayah, Pimpinan Cabang, Pimpinan Anak Cabang dan Pimpinan ranting di seluruh Indonesia. Dalam kepengurusan Gerakan Pemuda Ansor (GP ANSOR) Ranting Brambang Kecamatan Karangawen Kabupaten Demak, Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Ranting Desa Brambang...